Cacar air (varicella-zoster)

Hmm…ga terasa beberapa hari yang lalu masih seneng2 liburan di Loksado dengan temen2 dikantor. Tapi minggu ini terancam ga bisa masuk kantor, hadoh…
Sebelum berbicara lebih lanjut topik yang ingin ku bahas kali ini adalah cacar air, yup kemarin baru periksa di IGD Ulin Bjm n positif kena virus varicella-zoster (cacar air), ga usah di jelasain lah apa definisinya, temen2 pasti dah tau semua. Virus ini ditularkan melalui percikan ludah penderita atau melalui benda-benda yang terkontaminasi oleh cairan dari lepuhan kulit. Dan alhasil diriku harus terisolasi di kamar untuk beberapa hari ke depan, guna meminimalisir orang rumah agar ga kena juga neh, apalagi klo ada anak2 sangat rentan terkena cacar air ini. Tapi biasanya jika seseorang pernah menderita cacar air, maka dia akan memiliki kekebalan dan tidak akan menderita cacar air lagi. Tetapi virusnya bisa tetap tertidur di dalam tubuh manusia, lalu kadang menjadi aktif kembali dan menyebabkan herpes zoster. Baca tulisan ini lebih lanjut

Nama Folder Berbentuk Kotak

Share aja neh, kemarin ada kejadian flashdisc salah seorang teman yang rusak, ngomongnya seh kena virus, karena data2 nya pada ilang dan font folder2nya jadi berbentuk kotak. Ku kira awalnya juga kena virus, tapi saat di scan tidak ditemukan adanya indikasi terjangkit virus. Setelah browsing beberapa lama akhirnya nemu klo itu dikarenakan file yang corrupt, cara mengatasinya cukup dengan :

  1. Start -> Run, ketikkan perintah “CHKDSK /F drive_flashdisc” misal sekarang flashdisc ada di Drive F maka “CHKDSK /F F:”
  2. Ikuti petunjuk sesuai dengan perintah command prompt yang muncul
  3. selamat mencoba

Virus Super Hidden

Hmm…akhirnya setelah sekian lama saya bisa kembali mengupdate  blog kesayangan saya, alhamdulillah ya, sesuatu banget (Syahrini Style) he,,he,, Ini menunjukkan waktu dimana saat saya tulis blog ini lagi seru2nya “sesuatu about syahrini” halah ga penting, he,,he,,

Kita langsung ke topik permasalahan, berbicara tentang virus memang tidak ada habisnya, makanya klo ga pengen repot ngebersihin virus lakukan tindakan pencegahan dulu dengan memasang antivirus pada komputer/laptop/smartphone kita. Banyak kok antivirus yang gratisan mulai dari antivirus lokal sampai dengan antivirus luar. Yang penting sehabis install antivirus jangan lupa untuk selalu mengupdate nya, klo ga di update sama aja bo’ong donk…(^_^). Pake modem dunk, sekarang komunikasi data udah murah kok biayanya, atau seminggu sekali ngopi di tempat yg ada hotspotnya, sambil update status sambil update antivirus, insyaAllah aman. Itu seh yang terjadi dengan saya, selama laptop masih terupdate antivirusnya, alhamdulillah belum pernah ada virus yang nyantol neh…

Salah satu virus ada yang meninggalkan jejak tuh biasanya, walaupun sudah kita scan dan hapus virusnya, tapi tiba2 file kita jadi hilang, dan salahnya lagi kita mengira file kita kehapus. Sebelum menyimpulkan itu cek dulu dong isi dari flashdisc tersebut, apakah isi menunjukkan 0MB atau masih ada isi dari flash tersebut. Untuk mengetahui file yang ter hidden (studi kasus pada flahdisc yang ke baca di windows drive F) caranya :

  1. Klik Start -> Run, ketik “CMD”
  2. Setelah masuk ke Command Prompt ketikkan perintah “f:” kemudian enter untuk berpindah ke flashdisc kita yang ada di drive F, umumnya saat kita buka CMD, posisi berada pada Drive C:\Documents and Settings>
  3. Setelah berhasil masuk ke drive F, masukkan perintah “dir” untuk mengetahui list dari isi flashdisc, nah perintah ini tidak bisa melihat file yang terhidden, untuk bisa melihat nya masukkan perintah “dir /a”
  4. Kemudian langkah terakhir tinggal masukkan perintah “attrib.exe -s -h /s /d” untuk mengembalikan file/folder yang terhidden tadi.
  5. Akan ada proses loading sesuai banyak sedikitnya file yang akan di pulihkan.
  6. Jika sudah selasai bisa dicek kembali di flashdisc, insyaAllah file sudah kembali, he,,he,,
  7. Selamat mencoba

Semoga membantu !!!

Cara Kerja Replikasi

Berikut adalah tiga bagian dasar dari cara kerja replikasi di MySQL secara umum:
1. Master mencatat perubahan data dalam binary log. (Catatan ini disebut binary log events.)
2. Slave menyalin aktivitas binary log master ke relay log nya.
3. Slave merespon proses di relay log dan kemudian mengubah data pada basis datanya sendiri.
Bagian dasar ini hanya gambaran dari beberapa langkah proses replikasi dari bagian yang cukup kompleks. Gambar di bawah menggambarkan replikasi lebih terinci. Baca tulisan ini lebih lanjut

Replikasi di MySQL

Replikasi di MySQL merupakan proses dinamis dari sinkronisasi data antara server (master) basis data utama dengan satu atau lebih sekunder (slave) server basis data secara real-time. Dengan replikasi, data masih dapat dipulihkan dari salah satu server sekunder jika server utama gagal, karena adanya salinan dari satu atau lebih basis data tadi. (Vaswani, 2010)

Tujuan dasar dari replikasi adalah menjaga data suatu server yang disinkronkan dengan server yang lain. Banyak slave yang dapat dihubungkan ke master tunggal, dan pada suatu waktu slave bisa dipromosikan sebagai master. Replikasi dapat mengatur master dan slave dengan banyak topologi yang berbeda. Replikasi dapat meniru basis data seluruh server, mereplika basis data tertentu, atau bahkan hanya memilih tabel yang ingin replikasi. Baca tulisan ini lebih lanjut

MySQL Server

MySQL di kembangkan sekitar tahun 1994 oleh sebuah perusahaan pengembang perangkat lunak dan konsultan database bernama MySQL AB yang bertempat di Swedia. Pada waktu itu perusahaan tersebut masih bernama TcX DataKonsult AB, dan tujuan awal dikembangkan MySQL untuk mengembangkan aplikasi berbasis web pada client.

MySQL merupakan salah satu database server yang berkembang di lingkungan open source dan didistribusikan secara free (gratis) di bawah lisensi GPL (General Public Licence), Lisensi GPL ini di umumkan sejak meluncurnya versi 3.23.19. Dengan Lisensi ini pengguna MySQL dapat melihat source code MySQL tanpa harus mengeluarkan biaya.

MySQL merupakan Relational Database Management System (RDBMS) server. RDBMS adalah program yang memungkinkan pengguna database untuk membuat, mengelola dan menggunakan data pada suatu model relational. Dengan demikian, tabel-tabel yang ada pada database memiliki relasi (hubungan) antara satu tabel dengan lainnya. RDBMS di buat dengan menggunakan bahasa standart dalam database, yaitu Structured Query Language (SQL) yang di masukkan oleh penggunake dalam data tersebut.

 

PhpMyAdmin

PhpMyAdmin adalah perangkat lunak bebas yang ditulis dalam bahasa pemrograman PHP yang digunakan untuk menangani administrasi MySQL melalui Jejaring Jagat Jembar (World Wide Web). phpMyAdmin mendukung berbagai operasi MySQL, diantaranya (mengelola basis data, tabel-tabel, bidang (fields), relasi (relations), indeks, pengguna (users), perijinan (permissions), dan lain-lain).

Saat ini banyak sekali perangkat lunak yang dapat dimanfaatkan untuk mengelola basis data dalam MySQL, salah satunya adalah phpMyAdmin. Dengan phpMyAdmin, seseorang dapat membuat database, membuat tabel, mengisi data, dan lain-lain dengan mudah, tanpa harus menghafal baris perintahnya. Baca tulisan ini lebih lanjut

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.