Kehadiran Chrome Memanaskan Perang Browser


ucjszjrknu
MENTERI Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Muhammad Nuh di Kantor Depkominfo, Jakarta, kemarin, meresmikan lima layanan publik berbasis IT (e-services) sebagai bentuk realisasi reformasi perizinan di lingkungan Depkominfo.

Lima e-services yang diluncurkan yaitu sistem informasi manajemen pengendalian dan pengamanan barang milik negara (SIMPPBMN), sistem elektronik pengadaan barang dan jasa pemerintah (SEPP), layanan pada Direktorat Standardisasi Ditjen Postel, proses utama sertifikasi dengan e-licensing untuk sertifikasi alat telekomunikasi dan sistem informasi manajemen perizinan penyelenggaraan penyiaran (SIMP3).

Dalam kesempatan tersebut juga diserahkan sertifikat ISO 9001 kepada layanan di Ditjen Aplikasi Telematika sebagai bagian dari pengakuan internasional untuk sistem manajemen mutu (ISO 9001), yaitu untuk sistem elektronik pengadaan barang dan jasa pemerintah (SEPP).

Pada Juni 2009, SEPP ditargetkan mendapat pengakuan internasional lainnya, yaitu sistem manajemen keamanan informasi ISO 27001. Juga diresmikan tampilan baru laman Depkominfo yang lebih menonjolkan pada informasi internal.

Kita tawarkan agar departemen dan instansi pemerintah baik pusat maupun propinsi dan kabupaten untuk menggunakan e-services ini, dan gratis karena dibiayai APBN, kata Menkominfo.

SIMPPBMN merupakan pengembangan Sistem Informasi Manajemen dan Akuntansi Barang Milik Negara (SIMAK-BMN) yang dibuat oleh Departemen Keuangan. Aplikasi SIMPPBMN adalah untuk mengelola data dan informasi yang berkaitan dengan transaksi peminjaman, pemakaian dan penempatan yang berbasis web pada seluruh satuan kerja di lingkungan Departemen Komunikasi dan Informatika.

Dengan sistem ini diharapkan dapat diwujudkan tata kelola BMN yang tertib, profesional, lengkap, akurat, dan untuk mengetahui informasi transaksi BMN yang up to date, informasi penggunaan BMN oleh pegawai/pejabat oleh seluruh Satker, pengamanan BMN terhadap penyimpangan pemanfaatan oleh pihak yang tidak berhak.

Sistem Informasi Manajemen PPBMN sendiri telah diuji coba pada 3 satuan kerja yaitu Balai Monitoring Semarang, MMTC Yogyakarta, dan BPPI Makassar. Pelaksanaan SIMPPBMN akan dimulai diseluruh satuan kerja Depkominfo pada 2009. Sedangkan layanan setifikasi alat telekomunikasi pada Direktorat Standardisasi Ditjen Postel sesuai dengan Undang-undang Nomor 36 Tahun 1999 tentang Telekomunikasi dan peraturan pemerintah sebagai pelaksanaannya, dan Peraturan Menteri Kominfo Nomor 29/PER/M.Kominfo/09/2008 tentang Sertifikasi alat dan perangkat telekomunikasi.

Proses utama sertifikasi dengan e-licensing adalah adanya keterhubungan proses sertifikasi dengan menggunakan web service antara pemohon dengan Direktorat Standardisasi sebagai instansi penerbit serifikat dengan Lembaga Uji seperti Balai Besar Perangkat Telekomunikasi Ditjen Postel atau R&D PT.

TELKOM di Bandung, Sedangkan Sistem Informasi Manajemen Perizinan Penyelenggaraan Penyiaran (SIMP3) untuk Ditjen SKDI (Sarana Komunikasi dan Diseminasi Informasi) dibantu oleh JICA Jakarta Office dengan modul antara lain pengadaan perangkat, pembuatan formulir permohonan perizinan penyelenggaraan penyiaran, proses data entry sampai dengan pencetakan Izin Penyelenggaraan Penyiaran. Dengan dibangunnya SIMP3 ini diharapkan dapat meningkatkan pelayanan perizinan penyelenggaraan penyiaran dengan cepat, tepat, akurat, effektif, efisien dan transparan. (Ant/OL-06)

Sumber: Media Indonesia Online
http://www.mediaindonesia.com

Layanan Publik Berbasis IT


MENTERI Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Muhammad Nuh di Kantor Depkominfo, Jakarta, kemarin, meresmikan lima layanan publik berbasis IT (e-services) sebagai bentuk realisasi reformasi perizinan di lingkungan Depkominfo.

Lima e-services yang diluncurkan yaitu sistem informasi manajemen pengendalian dan pengamanan barang milik negara (SIMPPBMN), sistem elektronik pengadaan barang dan jasa pemerintah (SEPP), layanan pada Direktorat Standardisasi Ditjen Postel, proses utama sertifikasi dengan e-licensing untuk sertifikasi alat telekomunikasi dan sistem informasi manajemen perizinan penyelenggaraan penyiaran (SIMP3).

Dalam kesempatan tersebut juga diserahkan sertifikat ISO 9001 kepada layanan di Ditjen Aplikasi Telematika sebagai bagian dari pengakuan internasional untuk sistem manajemen mutu (ISO 9001), yaitu untuk sistem elektronik pengadaan barang dan jasa pemerintah (SEPP).

Pada Juni 2009, SEPP ditargetkan mendapat pengakuan internasional lainnya, yaitu sistem manajemen keamanan informasi ISO 27001. Juga diresmikan tampilan baru laman Depkominfo yang lebih menonjolkan pada informasi internal.

Kita tawarkan agar departemen dan instansi pemerintah baik pusat maupun propinsi dan kabupaten untuk menggunakan e-services ini, dan gratis karena dibiayai APBN, kata Menkominfo.

SIMPPBMN merupakan pengembangan Sistem Informasi Manajemen dan Akuntansi Barang Milik Negara (SIMAK-BMN) yang dibuat oleh Departemen Keuangan. Aplikasi SIMPPBMN adalah untuk mengelola data dan informasi yang berkaitan dengan transaksi peminjaman, pemakaian dan penempatan yang berbasis web pada seluruh satuan kerja di lingkungan Departemen Komunikasi dan Informatika.

Dengan sistem ini diharapkan dapat diwujudkan tata kelola BMN yang tertib, profesional, lengkap, akurat, dan untuk mengetahui informasi transaksi BMN yang up to date, informasi penggunaan BMN oleh pegawai/pejabat oleh seluruh Satker, pengamanan BMN terhadap penyimpangan pemanfaatan oleh pihak yang tidak berhak.

Sistem Informasi Manajemen PPBMN sendiri telah diuji coba pada 3 satuan kerja yaitu Balai Monitoring Semarang, MMTC Yogyakarta, dan BPPI Makassar. Pelaksanaan SIMPPBMN akan dimulai diseluruh satuan kerja Depkominfo pada 2009. Sedangkan layanan setifikasi alat telekomunikasi pada Direktorat Standardisasi Ditjen Postel sesuai dengan Undang-undang Nomor 36 Tahun 1999 tentang Telekomunikasi dan peraturan pemerintah sebagai pelaksanaannya, dan Peraturan Menteri Kominfo Nomor 29/PER/M.Kominfo/09/2008 tentang Sertifikasi alat dan perangkat telekomunikasi.

Proses utama sertifikasi dengan e-licensing adalah adanya keterhubungan proses sertifikasi dengan menggunakan web service antara pemohon dengan Direktorat Standardisasi sebagai instansi penerbit serifikat dengan Lembaga Uji seperti Balai Besar Perangkat Telekomunikasi Ditjen Postel atau R&D PT.

TELKOM di Bandung, Sedangkan Sistem Informasi Manajemen Perizinan Penyelenggaraan Penyiaran (SIMP3) untuk Ditjen SKDI (Sarana Komunikasi dan Diseminasi Informasi) dibantu oleh JICA Jakarta Office dengan modul antara lain pengadaan perangkat, pembuatan formulir permohonan perizinan penyelenggaraan penyiaran, proses data entry sampai dengan pencetakan Izin Penyelenggaraan Penyiaran. Dengan dibangunnya SIMP3 ini diharapkan dapat meningkatkan pelayanan perizinan penyelenggaraan penyiaran dengan cepat, tepat, akurat, effektif, efisien dan transparan. (Ant/OL-06)

Sumber: Media Indonesia Online
http://www.mediaindonesia.com

Telkom Luncurkan IP Transit


JAKARTA–MI: PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom) Tbk meluncurkan layanan IP Transit atau layanan transit (peering) ke internet global dengan rasio bandwith 1:1. Melalui layanan ini, akses internet menjadi lebih cepat karena bandwith tidak dipakai bersama.

Layanan IP Transit adalah layanan interkoneksi trafik ke global internet dengan fitur full route BGP (Border Gateway Protocol) internet dengan menggunakan blok IP dan AS (Autonomous System) number milik pelanggan.

Ini adalah inovasi Telkom untuk memberikan solusi dalam akses internet, pelanggan bisa mendapatkan jaminan bandwith, ujar Chief Operating Officer Telkom Ermady Dahlan usai peresmian peluncuran IP Transit di Jakarta, Kamis (4/12).

Layanan ini, lanjut dia, akan mempercepat penetrasi internet di Indonesia dengan penyediaan bandwith ke global internet bagi other licenced operator dan korporasi dengan kualitas premium dan harga kompetitif. Layanan ini cocok untuk korporasi dan kampus, tambahnya.

Berbeda dengan layanan sejenis yang sudah ada di pasaran, jelasnya, layanan IP Transit Telkom membeerikan jaminan rasio bandwith 1:1 sampai ke upstream provider Telkom. Selain itu, layanan ini juga memiliki cakupan yang luas.

Saat ini IP Transit Telkom ada di 15 lokasi yaitu Jakarta-Semanggi, Surabaya, Yogyakarta, Solo, Bandung, Denpasar, Medan, Jakarta-KaretTengsin, Palembang, Pekanbaru, Batam, Semarang, Balikpapan, Jakarta-Gambir, dan Jakarta-Cyber Building.

Dalam kesempatan yang sama kemarin, Telkom melakukan penandatanganan kerjasama oenggunaan IP Transit dengan sembilan instansi yaitu Jaya Teknik, Departemen Energi dan SUmber Daya Mineral, Universitas Bina Nusantara, Satcom, dan Pikanet. Selain itu Universitas Indonesia, Institut Teknologi SUrabaya, Universitas SUrabaya, dan Universitas Petra.

Rektor Universitas Bina Nusantara Gerasdus Polla mengatakan, layanan baru dari Telkom tersebut dipastikan akan membantu dan mendukung pendidikan di kampusnya. (Slv/Noy/OL-02)

Sumber: Media Indonesia Online
http://www.mediaindonesia.com

10 Teknologi Paling Berpengaruh 2005


ed20-101

Perkembangan teknologi abad ini berjalan sangat cepat, sehingga baru saja kita mengenal suatu teknologi baru, tak lama kemudian disusul dengan munculnya teknologi yang lebih baru. Begitu juga, munculnya suatu standar baru yang belum sepenuhnya diadopsi secara luas, diikuti dengan berbagai standar yang lebih baru lagi.

Dari berbagai teknologi baru itu, meski tak terkategori buruk, banyak juga teknologi yang tak mendapatkan momentum luas dalam pengembangannya. Sebaliknya, tak sedikit juga teknologi baru yang sangat inovatif, yang bukan saja menyediakan solusi paling baru, melainkan berpotensi mengubah lingkungannya, atau bahkan industri di mana teknologi itu digunakan.

Dalam kondisi dimana daur hidup ( lifecycle ) suatu produk atau teknologi cukup pendek, kami mencatat ada arus besar teknologi-teknologi yang diperkirakan banyak kalangan akan sangat berpengaruh pada tahun-tahun mendatang ini. Pengaruhnya, tak jarang, berpotensi merevolusi suatu industri, karena lebih potensial dibandingkan teknologi-teknologi sebelumnya.

Kami percaya, jumlahnya memang sangat banyak, namun khusus yang terkait dengan teknologi informasi dan Internet, setidaknya ada sepuluh teknologi yang masuk dalam kategori itu. Kesepuluh teknologi itu, yang kami tampilkan dalam Focus kali ini, adalah:
Home Networking

Ultra-wideband (802.15.13a): Bayangkan suatu saat Anda dapat menonton TV yang secara nirkabel dapat mengirim tiga program yang berbeda ke layar monitor yang berbeda pula. Ini tak lain berkat kemajuan teknologi nirkabel baru yang disebut Ultra-wideband (UWB), yang bercatu daya rendah, hemat biaya dan mampu mentransmisikan data 45 kali kecepatan Wi-Fi yang ada saat ini. Tak lama lagi, teknologi ini akan berada di ruang keluarga Anda dan siap Anda dan keluarga gunakan.
Wireless Broadband

WiMax (802.16d & 802.16e): WiMax ( Worldwide Interoperability for Microwave Access ), meski dikatakan tak akan menggantikan Wi-Fi yang ada sekarang ini, namun sebagai jejaring nirkabel yang mampu menjangkau area yang lebih luas, sekitar 30 mil (50an kilometer) dan transmisi data berkecepatan tinggi, tak terelakkan akan sangat berpengaruh juga nantinya. WiMax, saat ini, boleh dikata sebagai teknologi yang sangat dinanti-nanti, terutama oleh kalangan operator dan, bahkan, diprediksi akan mengubah peta industri telekomunikasi dan Internet. Teknologi ini juga sekaligus akan menjadi tantangan berat bagi para penyedia jasa Internet (ISP) yang ada sekarang ini, terutama yang kecil dan menengah.
Supply Chain

RFID: Teknologi yang satu ini dalam kurun dua tahun belakangan ini sangat banyak dibicarakan orang, terutama dari kalangan industri ritel. Namun, RFID ( Radio Frequency Identification ) tags, memang belum banyak digunakan. Tetapi, kepeloporan Wal-Mart telah mendorong perubahan besar-besaran dalam supply chain . Tahun 2005 mendatang, Wal-Mart telah berkeputusan untuk mengharuskan semua para pemasoknya menerapkan RFID tags . Wal-Mart sendiri, pada Januari 2005, setidaknya sudah menerapkan 4 persen RFID reader di jalur ritel dan distribusinya. Hal ini tampaknya akan diikuti oleh para peritel lainnya di seluruh dunia.
Computer Memory

MRAM: Magnetoresistive Random Access Memory diperkirakan akan merevolusi industri PC dunia, terutama karena teknologi ini memiliki kecepatan 1.000 kali lebih cepat dibandingkan nonvolatile flash memory dan hampir 10 kali lebih cepat dari DRAM ( Dynamic Random Access Memory ). “Nonvolatile” berarti bahwa dengan teknologi MRAM memungkinkan mempertahankan memori meskipun sumber dayanya terputus. Selain itu, konsumsi energinya rendah, sehingga sangat cocok digunakan untuk komputer dan ponsel masa depan.
Software

Antispam software (yang bekerja efektif): Ke depan, serangan email spam terhadap komputer Anda tak akan semakin berkurang, malah akan tambah menumpuk. Selain kecepatan perkembangan spam, yang juga berpeluang membawa serta virus, maka piranti lunak antispam (yang benar-benar efektif), diperkirakan akan semakin banyak dibutuhkan dan digunakan. Tujuannya bukan saja untuk menghadang arus spam, melainkan juga menangkal potensi terserang virus dan penurunan nilai produktivitas kerja.
Content Protection

Digital Rights Management: Windows Media digital rights management (DRM) merupakan suatu platform yang fleksibel yang memungkinkan melindungi dan mengamankan pengiriman dan berlangganan konten, misalnya musik atau video, yang akan dimainkan baik di komputer, perangkat portabel atau dalam suatu jejaring. Hal ini akan menguntungkan bagi mereka yang berkeinginan menciptakan, mengirimkan atau memainkan konten yang terproteksi dan dapat dinikmati oleh para konsumen di mana saja diinginkan dan pada perangkat yang mereka senangi. Teknologi ini akan membuka jalan utama komersialisasi konten (musik atau video) melalui jalur maya. Ada banyak jenis solusi yang dikembangkan, selain dari Microsoft.
Open Source

Linux: Peranti lunak open source memang bukan hanya Linux. Namun, munculnya Lindows, yang berbasis Linux berhadapan dengan Windows, yang dikembangkan Microsoft dan bersifat proprietary , dan telah digunakan oleh sebagian besar pengguna komputer dunia, mungkin akan menciptakan peta baru dalam pengembangan peranti lunak. Ke depan, perkembangan Linux dan peranti lunak open source lainnya tak bisa dianggap ringan. Adopsi Linux akan terus meningkat, meski menurut Microsoft, Linux masih belum akan mengancam penggunaan Windows setidaknya hingga tahun 2007. Tahun 2004 ini, menurut IDC sekitar 11% pasar server yang terjual di Amerika menggunakan Linux sebagai sistem operasinya, sedang Windows 34% dan Unix 37%. Keputusan beberapa negara untuk menggunakan open source belakangan ini, tampaknya akan menjadi momentum baru adopsi open source , termasuk Linux, secara lebih intensif.
Computer System

Grid Computing: Konsep grid computing sendiri memang bukanlah hal baru. Secara garis besar, konsep ini berangkat dari prinsip “tidak boleh ada PC menganggur”. Mesin virtual yang disebut grid computing ini tidak memandang sistem operasi (OS) atau platform perangkat keras yang diajaknya berkolaborasi. Ketika Anda membutuhkan data, Anda akan mendapatkan sebanyak yang Anda butuhkan, kapan saja Anda inginkan. Inilah visi Grid Computing : data dan komputasi yang ada di mana saja dan selalu tersedia. Teknologi ini diperkirakan akan menarik banyak orang yang akan menarapkannya, khususnya kalangan perusahaan atau enterprise.
Peer-to-Peer

Datapod, sekarang menjadi BeInSync. BeInSync adalah teknologi jejaring peer-to-peer dengan enkripsi SSL untuk mengamankan data yang ditransmisikan. Dengan teknologi ini, seorang pengguna yang memiliki beberapa komputer, misalnya di kantor dan di rumah, dapat menggunakan BeInSync atau DataPod untuk menjaga arsip, email, buku alamat atau alamat web yang sering dikunjungi akan tersinkronisasi satu sama lain. Ketika data diperbarui di satu komputer, secara otomatis ia akan memperbarui yang lain. Pengguna juga dapat berbagai data dengan pengguna DataPod lainnya. Yang menarik, pengguna bukan saja dapat berbagi data dan informasi, melainkan dapat mengaksesnya darimana saja diinginkan atau ketika tengah dalam perjalanan. Teknologi ini diperkirakan akan banyak digunakan, karena ia memberi fleksibilitas dan kebebasan yang lebih besar, sambil tetap menyinkronikan setiap data dan informasi yang diperbarui.
Digital Magazine

Zinio: Teknologi majalah digital ini diperkirakan akan merevolusi industri penerbitan dunia, karena ia menguntungkan tidak hanya bagi pembaca, melainkan juga penerbit dan pemasang iklan. Kenikmatan membaca majalah dalam edisi cetak dibawa ke dalam format digital, sehingga Anda tetap dapat membaca konten majalah yang sama, grafis yang sama dan tampilan yang sama tetapi di desktop atau laptop. Selain memberi pengalaman membaca yang baru, juga lebih bebas dan menyenangkan. Hingga kini, tak kurang dari 19 juta orang telah membaca sekitar 120 jenis majalah ternama dunia yang telah didigitalkan dari sekitar 40 penerbit besar mancanegara di lebih dari 200 negara.

Yahoo Benamkan Toolbar Baru Untuk Web Browsing


SAN FRANSISCO – Yahoo berhasil menyematkan sebuah toolbar baru yang akan memudahkan para pengguna internet untuk mengakses email mereka sekaligus surfing internet.

Dilansir Reuters, Selasa (16/12/2008), ini merupakan aplikasi terbaru Yahoo yang akan membuat produknya lebih terbuka bagi para pengguna internet dan pihak ketiga. Hal yang sama juga dilakukan oleh Firefox dan Microsoft. Kemunculan toolbar ini diharapkan akan memberikan akses cepat dan mudah dalam penggunaan internet.

Yahoo toolbar saat ini sudah tersedia di situs surat elektronik Yahoo. Para pengguna Yahoo dapat mengakses program apa saja dari kategorisasi yang ada, tanpa harus meninggalkan halaman yang sedang mereka akses.

Contohnya, para pengguna internet akan mendapatkan notifikasi setiap kali ada email yang masuk ke inbox Yahoo mereka dan dapat dibuka langsung di halaman tersebut. Untuk mengkostumasikan tampilan inbox agar lebih bergaya, Yahoo pun menggabungkan fungsi jaringan sosial dalam inbox Yahoo Mail penggunanya dan memungkinkan mereka untuk mengakses program-program buatan pihak ketiga.

Yahoo memiliki sekira 275 juta pengguna email dengan jumlah pengiklan yang melibatkan sekira 500 juta konsumen. (srn)

sumber : http://techno.okezone.com/

Istri Tak Dapat, Robot pun Jadi


TOKYO – Padatnya dunia kerja terkadang membuat orang sulit menemukan belahan jiwa yang sempurna. Biro jodoh ataupun situs percintaan pun kerap tak dapat membantu orang mencari cinta sejatinya.

Kegalauan hati itulah yang mendorong Le Trung, lelaki asal Jepang, untuk membuat istri dari robot. ‘Istri’ ciptaan Le Trung itu diberi nama Aiko. Ia tidak hanya feminim dan seksi, tetapi juga pandai mengatur rumah tangga dan cerdas.

Aiko yang berarti cinta anak-anak, dilengkapi dengan bakat matematika dan menguasai 3.000 kosa kata dalam bahasa Inggris dan Jepang. Selain itu, ia juga dapat mengenali wajah, membaca dari sebuah surat kabar.

Karya yang dikerjakan dengan penuh cinta tersebut dibuat Le Trung dengan menghabiskan dana hingga 14 ribu poundsteling. Bahkan, Le Trung rela berutang dan menjual mobilnya.

Kuatnya keinginan menciptakan robot itu lantaran Le Trung tidak mempunyai waktu untuk mencari pasangan hidup nyata yang sempurna. Sayangnya, Aiko tidak bisa diajak berhubungan layaknya suami istri.

“Meskipun begitu, saya ingin membuat Aiko melihat, merasa dan bertindak sebagai manusia. Sehingga ia dapat menjadi pelengkap hidup yang sempurna,” jelas mantan programer ini, seperti yang disitat dari Daily Mail, Kamis (11/12/2008).

“Dia tidak perlu liburan, atau makan. Tetapi Aiko akan bekerja hampir 24 jam sehari. Ia adalah wanita yang sempurna,” sambungnya.

Meski sempat dikecam karena dianggap mempermainkan Tuhan, Le Trung tidak peduli. Dia membutuhkan Aiko untuk merawatnya setiap hari. Apalagi, Le Trung tengah mengidap penyakit jantung.

“Saya menderita serangan jantung dan saya berpikir bahwa satu hari saya mungkin perlu 24 jam perawatan di masa depan,” kata Le Trung. (srn)

sumber : http://techno.okezone.com

Install Windows XP di Flash Disk


Dalam proses instalasi XP di UFD, anda dapat menggunakan semua UFD yang kompetibel dengan XP, tapi ada syarat yang harus dipenuhi yaitu. Kapasitas UFD minimal 256 Mb semakin besar semakin bagus, Motherboard yang dipakai harus bisa melakukan booting lewat flash disk, Tersisa ruang hardisk sebesar 2 GB, Versi USB yang dipakai ada baiknya menggunakan versi 2.0 meskipun Versi 1.1 juga bisa, namun kinerjanya akan lebih lambat, CD Instalasi windows XP SP1 atau SP2.

Langkah Pertama
hp-format-tools
Sebelum dimulai format UFD dengan menggunakan aplikasi “HP USB Disk Storage Format Tool”. Kenapa tidak menggunakan fasilitas format pada windows ?, karena fasilitas format pada windows cenderung “error”. Anda bisa download di sini, Berikut caranya.

– Lakukan proses instalasi seperti biasa
– Jalankan melalui Start
– Pilih UFD yang ingin di format dibagian device
– Pilih file system dengan Fat32, klik start

Buatlah sebuah folder di hardisk anda dengan nama C:\sp2\winxp (Sesuka Anda). Copykan seluruh content yang ada di dalam CD instalasi windows XP ke dalam folder yang telah anda buat tadi. Sebagai contoh aku gunakan windows XP Profesional SP2. pastikan tidak ada file yang ketinggalan atau tersembunyi.

Langkah kedua
2
Download Utility bernama PEBuilder di www.nu2.nu/pebuilder/ . Utility ini nantinya akan menyertakan sebuah fitur bernama BartPE. Selanjutnya install PEBuilder tadi.

– Jalankan PEBuilder,
– Dibagian source arahkan ke C:\sp2\winxp.
– Dibagian Output menggunakan “BartPE2″
– Dibagian media output ganti menjadi “Create ISO Image” lalu isi dengan c:\pebuilder.iso

Anda dapat menambahkan plugin caranya anda dapat melihat di www.nu2.nu/pebuilder/plugins/. jika ada aplikasi yang ingin disertakan kedalam UFD tanpa harus diinstall sebaiknya gunakan aplikasi2x portabel.

– Klik Build, pada “create directory” pilih yes. proses Build akan berjalan
– Setelah selesai, Close dan tutup PEBuilder.

Langkah Ke Tiga
3
Download aplikasi bernama FlashBoot dari www.prime-expert.com/flashboot/download.php. Install FlashBoot seperti biasa. lalu
jalankan melalui start menu.

– Jendela pertama FlashBoot klik next
– Pilih “Convert BartPE Bootable Disk To Bootable Flash Disk”, klik next
– Berikutnya pilih “Use ISO-9660″, kemudian browse dan cari file ISO yang kita buat tadi di c:\pebuilder.iso, klik open lalu next.
– Pilihlah “Make Bootable USB Flash Disk” dan pilih drive letternya dengan UFD anda. Jika belum muncul klik refresh list, lalu next.
– Berikutnya hilangkan tanda centang pada “Save data on disk”, kemudian pilih “Partitioned disk”. Klik next finish, proses pembuatan akan berjalan. setelah selesai klik close.

Atur Bios anda agar booting melalui UFD. jika sudah anda dapat segera mencobanya.

Sumber: PC Mild