Layanan Publik Berbasis IT


MENTERI Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Muhammad Nuh di Kantor Depkominfo, Jakarta, kemarin, meresmikan lima layanan publik berbasis IT (e-services) sebagai bentuk realisasi reformasi perizinan di lingkungan Depkominfo.

Lima e-services yang diluncurkan yaitu sistem informasi manajemen pengendalian dan pengamanan barang milik negara (SIMPPBMN), sistem elektronik pengadaan barang dan jasa pemerintah (SEPP), layanan pada Direktorat Standardisasi Ditjen Postel, proses utama sertifikasi dengan e-licensing untuk sertifikasi alat telekomunikasi dan sistem informasi manajemen perizinan penyelenggaraan penyiaran (SIMP3).

Dalam kesempatan tersebut juga diserahkan sertifikat ISO 9001 kepada layanan di Ditjen Aplikasi Telematika sebagai bagian dari pengakuan internasional untuk sistem manajemen mutu (ISO 9001), yaitu untuk sistem elektronik pengadaan barang dan jasa pemerintah (SEPP).

Pada Juni 2009, SEPP ditargetkan mendapat pengakuan internasional lainnya, yaitu sistem manajemen keamanan informasi ISO 27001. Juga diresmikan tampilan baru laman Depkominfo yang lebih menonjolkan pada informasi internal.

Kita tawarkan agar departemen dan instansi pemerintah baik pusat maupun propinsi dan kabupaten untuk menggunakan e-services ini, dan gratis karena dibiayai APBN, kata Menkominfo.

SIMPPBMN merupakan pengembangan Sistem Informasi Manajemen dan Akuntansi Barang Milik Negara (SIMAK-BMN) yang dibuat oleh Departemen Keuangan. Aplikasi SIMPPBMN adalah untuk mengelola data dan informasi yang berkaitan dengan transaksi peminjaman, pemakaian dan penempatan yang berbasis web pada seluruh satuan kerja di lingkungan Departemen Komunikasi dan Informatika.

Dengan sistem ini diharapkan dapat diwujudkan tata kelola BMN yang tertib, profesional, lengkap, akurat, dan untuk mengetahui informasi transaksi BMN yang up to date, informasi penggunaan BMN oleh pegawai/pejabat oleh seluruh Satker, pengamanan BMN terhadap penyimpangan pemanfaatan oleh pihak yang tidak berhak.

Sistem Informasi Manajemen PPBMN sendiri telah diuji coba pada 3 satuan kerja yaitu Balai Monitoring Semarang, MMTC Yogyakarta, dan BPPI Makassar. Pelaksanaan SIMPPBMN akan dimulai diseluruh satuan kerja Depkominfo pada 2009. Sedangkan layanan setifikasi alat telekomunikasi pada Direktorat Standardisasi Ditjen Postel sesuai dengan Undang-undang Nomor 36 Tahun 1999 tentang Telekomunikasi dan peraturan pemerintah sebagai pelaksanaannya, dan Peraturan Menteri Kominfo Nomor 29/PER/M.Kominfo/09/2008 tentang Sertifikasi alat dan perangkat telekomunikasi.

Proses utama sertifikasi dengan e-licensing adalah adanya keterhubungan proses sertifikasi dengan menggunakan web service antara pemohon dengan Direktorat Standardisasi sebagai instansi penerbit serifikat dengan Lembaga Uji seperti Balai Besar Perangkat Telekomunikasi Ditjen Postel atau R&D PT.

TELKOM di Bandung, Sedangkan Sistem Informasi Manajemen Perizinan Penyelenggaraan Penyiaran (SIMP3) untuk Ditjen SKDI (Sarana Komunikasi dan Diseminasi Informasi) dibantu oleh JICA Jakarta Office dengan modul antara lain pengadaan perangkat, pembuatan formulir permohonan perizinan penyelenggaraan penyiaran, proses data entry sampai dengan pencetakan Izin Penyelenggaraan Penyiaran. Dengan dibangunnya SIMP3 ini diharapkan dapat meningkatkan pelayanan perizinan penyelenggaraan penyiaran dengan cepat, tepat, akurat, effektif, efisien dan transparan. (Ant/OL-06)

Sumber: Media Indonesia Online
http://www.mediaindonesia.com

Perihal ridhanu
I'm Network Engineer, Bankir, Born May 12, 1988 on Barabai. My twitter: @ridhanu, facebook: ridhanu@yahoo.co.id, mobile phone: 0852 4936 4064, email: ridhanu@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: