Jika aku menjadi…..


sukarno1

Salah satu topik favorit yang sering aku imajinasikan itu: “what would I do if I were the King of Indonesia?”

Nah, ini nih list yang bisa aku pikirin so far….silakan ditambahin dan dikomentarin untuk semakin mempertajam pemikiran.

Law Enforcement

Ini nih yang paling penting! Indonesia ini dah kacau balau. Mulai dari atas sampai bawah ga ada yang hormat dengan peraturan, semuanya main brute force, selonong boy, aji mumpung etc etc. Pemerintah main KKN dah jadi lagu lama. Orang kaya nenggelamin beberapa desa dengan lumpur pun bisa bebas. Kasus penculikan Priok, pembunuhan Munir, Mei 1998 semua masih tidak ada kejelasan. Tapi rakyat bawah pun main gila juga sekarang, nyebrang jalan seenak sendiri, ngamen kalo ga diberi duit mobil bisa dibaret, orang lagi antri beli buku juga diserobot saja.

Kalau kita tidak bisa menurut pada peraturan atau hukum, niscaya usaha apapun yang kita perjuangkan akan sia-sia seperti usaha menjaring angin. Para aparat hukum harus dibenahi, disiplin harus ditegakkan. Para jaksa, penyidik sampai badan intelejensi harus selalu up to date dengan metode-metode penyelidikan yang paling mutakhir. Jangan kalah dengan para penjahatnya. Pendek kata demokrasi tanpa law enforcement yang kuat adalah anarkisme legal

Rekonsiliasi Nasional

Negara ini sudah banyak sekali terjadi perang saudara, saling tidak percaya. Sebelum negara ini dibawa ke jenjang lebih tinggi, persoalan sakit hati, dendam ini harus diselesaikan lebih dulu. Negara/pemerintah harus meminta maaf atas tindakan feodalisme yang selama ini dilakukan di daerah-daerah. Sistem pembagian hasil bumi dibenahi, sistem perpolitikan juga harus bisa merangkul kepentingan Sabang sampai Merauke.

Selama ini partai-partai politik mana ada yang peduli dengan orang-orang di luar Jawa? Mayoritas penduduk yang berada di Jawa membuat parpol hanya berkampanye untuk kepentingan-kepentingan orang di pulau Jawa saja. Mungkin ide untuk dijadikan electoral vote seperti Amerika bisa dipertimbangkan. Kalau di dalam negeri sudah bisa bersatu barulah Indonesia ini akan terbang lebih tinggi lagi.

Sektor Agraris

Kita harus bisa mencapai yang namanya Swasembada pangan lagi. Atau paling tidak harga beras atau bahan makanan pokok harus bisa terjangkau oleh semua lapisan masyarakat. Rakyat yang kelaparan hanya akan menimbulkan anarki dan menghambat pertumbuhan sektor-sektor yang lain. Riset-riset untuk bahan pangan/pertanian perlu di-encourage. Kalau perlu lagunya Koes Plus yang bilang “lempar kayu jadi tanaman” direalisasikan, tapi jangan sampai laut kita jadi kolam susu ya….pada mati semua dong ikan2nya.

Pertahanan Maritim

Indonesia mayoritas adalah lautan, namanya juga negara kepulauan. Laut bukanlah pemisah tapi harus dipandang sebagai penghubung. Jadi harus dilindungi dengan serius, itu ASET negara!! Miris sekali hati ini waktu pulau-pulau kita diambil oleh negara tetangga, Malaysia (yes I say it loudly!!!!!). Itu bukti bahwa negara kita ini tidak ditakuti oleh negara lain. Kita diinjak-injak seenaknya saja. Coba kita punya Angkatan Laut yang lebih solid, kita bisa jaga pulau-pulau batas terluar Indonesia, illegal fisheries juga bisa diredam. Anehnya selama ini yang jadi primadona kok malah Angkatan Darat…kita di darat itu mau perang sama siapa, wong kita dikelilingi laut kanan kiri atas bawah kok?? sama rakyat sendiri??? Lebih baik dana AD dialihkan sebagian ke AL deh.

Pendidikan

Nah, setelah negara ini teratur, damai, tidak lagi kelaparan,saatnya membangun human capital. Pertama yang harus diberantas adalah illiteracy/buta huruf. Semua orang harus bisa membaca sehingga punya akses ke ilmu pengetahuan. Mungkin untuk praktek detailnya aku masih kurang jelas juga sih harus bagaimana. Aku rasa kokiers disini sudah banyak juga kan yang membicarakan masalah pendidikan. Hanya aku sampaikan sedikit keherananku saja ya. Sering di koran ditulis, anak Indonesia menang Olimpiade Fisika, Matematika, Biologi etc etc, menang kontes processor clocking, menang kontes robotik, etc etc. Eh tapi kok teknologi kita masih segitu-segitu aja ya?

Mungkin kita ini adalah bangsa yang individualis. Kalau kontes kan maju sendirian pasti menangnya tapi kalau sudah terjun ramai-ramai bekerja sama untuk project eh malah loyo. Makanya kita hebatnya cuman di bulutangkis tapi di sepakbola walah…. sama vietnam dan singapura aja kalah….Sudah dirasakan perlunya bangsa kita ini belajar untuk bekerja sama plus tentu saja didukung oleh sistem yang lebih baik.

Sebenarnya kalau mau diterusin bisa tidak selesai-selesai nih artikelnya. Jadi untuk nomer 6 dan selanjutnya ya biar dilanjutin oleh anda-andi sekalian. Ada juga sih ide-ide tentang microfinance untuk orang-orang miskin, pengembangan budaya dan bahasa indonesia (jangan sampai lah kita ini didikte oleh Hollywood dan Bollywood), perbaikan sektor pariwisata (ajak para marketing genius untuk memikirkan bagaimana memasarkan potensi wisata kita) dll dll.

Saya menulis begini bukan karena mengajukan diri menjadi capres lho ya (kalau jadi ketua PSSI, Partai Simpang-Siur Indonesia, boleh sih), ini hanyalah bukti dan ekspresi kepedulian buat tanah airku saja.

Singkat kata selamat bermimpi saudara-saudaraku, tapi jangan lupa bangun untuk mengerjakan mimpi itu.

“ Aku punya mimpi untuk melihat Indonesia yang damai,

Aku punya mimpi untuk melihat orang Indonesia dengan bangga berseru lantang: Aku orang Indonesia,

Aku punya mimpi untuk melihat bahasa dan budaya Indonesia dihormati secara global,

Aku punya mimpi untuk melihat saudara dari etnis manapun bisa bergandengan tangan,

Aku punya mimpi melihat Indonesia menjadi tanah yang memberikan kesempatan yang sama pada semua orang untuk mewujudkan mimpinya.”

Perihal ridhanu
I'm Network Engineer, Bankir, Born May 12, 1988 on Barabai. My twitter: @ridhanu, facebook: ridhanu@yahoo.co.id, mobile phone: 0852 4936 4064, email: ridhanu@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: