Cacar air (varicella-zoster)


Hmm…ga terasa beberapa hari yang lalu masih seneng2 liburan di Loksado dengan temen2 dikantor. Tapi minggu ini terancam ga bisa masuk kantor, hadoh…
Sebelum berbicara lebih lanjut topik yang ingin ku bahas kali ini adalah cacar air, yup kemarin baru periksa di IGD Ulin Bjm n positif kena virus varicella-zoster (cacar air), ga usah di jelasain lah apa definisinya, temen2 pasti dah tau semua. Virus ini ditularkan melalui percikan ludah penderita atau melalui benda-benda yang terkontaminasi oleh cairan dari lepuhan kulit. Dan alhasil diriku harus terisolasi di kamar untuk beberapa hari ke depan, guna meminimalisir orang rumah agar ga kena juga neh, apalagi klo ada anak2 sangat rentan terkena cacar air ini. Tapi biasanya jika seseorang pernah menderita cacar air, maka dia akan memiliki kekebalan dan tidak akan menderita cacar air lagi. Tetapi virusnya bisa tetap tertidur di dalam tubuh manusia, lalu kadang menjadi aktif kembali dan menyebabkan herpes zoster.

Gejalanya mulai timbul 2 hari setelah liburan saat kondisi tubuh bener2 lemah tuh, kemarin sempat ujan2 neh seh. tapi ga tau pasti juga kapan jelasnya aku  terinfeksi. Yang jelas gejala awalnya kemarin tiba2 sakit kepala, demam sedang dan rasa tidak enak badan. 24-36 jam setelah timbulnya gejala awal, muncul bintik-bintik merah datar (makula). Kemudian bintik tersebut menonjol (papula), membentuk lepuhan berisi cairan (vesikel) yang terasa gatal, yang akhirnya akan mengering. Proses ini memakan waktu selama 6-8 jam. Selanjutnya akan terbentuk bintik-bintik dan lepuhan yang baru.Kata Dokter cantik yang kutemui di IGD RS. Ulin Banjarmasin pada hari kelima, biasanya sudah tidak terbentuk lagi lepuhan yang baru, seluruh lepuhan akan mengering pada hari keenam dan menghilang dalam waktu kurang dari 20 hari. I hope it’s true.

Papula di wajah, lengan dan tungkai relatif lebih sedikit yang terjadi di aku, lebih banyak ditemukan pada batang tubuh bagian atas (dada, punggung, bahu). Bintik-bintik juga ditemukan di kulit kepala neh, gile ampe itu juga diserang. Papula di mulut cepat pecah dan membentuk luka terbuka (ulkus), yang seringkali menyebabkan gangguan menelan. Makanya ane sekarang makan bubur aja, sakit banget klo nelan. Ulkus juga bisa ditemukan di kelopak mata, saluran pernafasan bagian atas, rektum dan vagina (kata orang2 seh, tapi ak terjadi di aku) Papula pada pita suara dan saluran pernafasan atas kadang menyebabkan gangguan pernafasan.

Adapun obat yang disarankan dokter kemarin adalah Neurobian (untuk vit B1, B6 dan B12), Mefinal 500Mg, Acyclovir 400Mg dan Bedak Salicyl untuk menghilangkan rasa gatal. Ga yakin sama satu dokter, tanya lagi ke dokter yang laen, alhasil dikasih resep ini neh Valaciclovyr 500mg, imunos untuk daya tahan tubuh, Acyclovir salap kulit untuk cacar yang belum pecah, gentamisin salap untuk cacar yang udah pecah. Ingat jangan sampai pecah tuh cacarnya, ntar cairannya bisa menyebabkan penyebaran infeksi pada kulit yang laen.

Perihal ridhanu
I'm Network Engineer, Bankir, Born May 12, 1988 on Barabai. My twitter: @ridhanu, facebook: ridhanu@yahoo.co.id, mobile phone: 0852 4936 4064, email: ridhanu@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: