Beberapa Pendekatan RAID


Hardware RAID

Pada subsistem RAID hardware, biasanya tidak tergantung pada mesin / komputer. Biasanya, sebuah RAID akan tampak seperti sebuah harddisk pada mesin / komputer. Dengan cara ini maka mesin tidak perlu mengetahui bahwa ada RAID di harddisk-nya. Ada beberapa solusi hardware,

  • RAID: Solusi hardware berbasis Controller
  • RAID: Solusi external hardware (SCSI-SCSI RAID)

RAID: Solusi hardware berbasis Controller

DPT SCSI controller adalah salah satu contoh yang baik untuk solusi hardware RAID yang berbasis controller. Baca pos ini lebih lanjut

RAID (Redundant Arrays of Inexpensive Disks)


Teknik yang menjadikan server menjadi menarik dari sisi storage / tempat penyimpanan data adalah kemampuan untuk mengumpulkan banyak harddisk kecil menjadi satu kesatuan menjadi harddisk besar. Teknik ini di kenal dengan nama Redundant Arrays of Inexpensive Disks (RAID).

Tahun 1987, Patterson, Gibson dan Katz di University of California Berkeley, mempublikasikan sebuah paper yang berjudul “A Case for Redundant Arrays of Inexpensive Disks (RAID)” . Paper tersebut menjelaskan berbagai tipe dari kumpulan harddisk, yang di beri nama RAID. Ide dasar dari RAID adalah menggabungkan beberapa hardisk kecil dan murah menjadi sebuah Array (kumpulan) yang ternyata mempunyai kemampuan di atas Single Large Expensive Drive (SLED). Tambahan lagi, kumpulan harddisk ini akan tampak sebagai satu buah harddisk atau logical storage unit pada komputer.

Baca pos ini lebih lanjut

Mengenal Teknologi HARD DISK


Hardisk merupakan piranti penyimpanan sekunder dimana data disimpan sebagai pulsa magnetik pada piringan metal yang berputar yang terintegrasi. Data disimpan dalam lingkaran konsentris yang disebut track. Tiap track dibagi dalam beberapa segment yang dikenal sebagai sector. Untuk melakukan operasi baca tulis data dari dan ke piringan, harddisk menggunakan head untuk melakukannya, yang berada disetiap piringan. Head inilah yang selanjut bergerak mencari sector-sector tertentu untuk dilakukan operasi terhadapnya. Waktu yang diperlukan untuk mencari sector disebut seek time. Setelah menemukan sector yang diinginkan, maka head akan berputar untuk mencari track. Waktu yang diperlukan untuk mencari track ini dinamakan latency. Baca pos ini lebih lanjut

Perbedaan Hard Disk ATA, SATA, SCSI, dan SAS


1. ATA

ATA merupakan tipe drive yang paling populer digunakan oleh PC pada umumnya. Standar tipe ATA tahun 1986 dengan menggunakan 16 bit paralel dan terus berkembang dengan penambahan kecepatan transfer dan ukuran sebuah disk. Standar terakhir adalah ATA-7 yang dikenalkan pertama kali padatahun 2001 oleh komite T13(komite yang bertanggung jawab menentukanstandart ATA). Tipe ATA-7 memiliki data transfer sebesar 133 MB/sec. Kemudian selama tahun 2000 ditentukan standar untuk paralel ATA yang memiliki data rate sebesar 133 MB/sec, tapi paralel ATA terdapat banyak masalah hal singnal timin, EMI(electromognetic interference) danintergitas data. Kemudian para industri berusaha menyelesaikan masalahyang di timbulkan oleh paralel ATA dan di buat standar baru yang disebut Serial ATA (SATA).

Baca pos ini lebih lanjut

Cara Menghitung Kapasitas Hardisk


Produsen manufaktur hard disk memiliki pengukuran kapasitas berbeda dengan pengukuran yang ditampilkan pada komputer. Produsen manufaktur mengukur kapasitas Hard disk menggunakan sistem bilangan desimal, sementara komputer menghitungnya menggunakan sistem bilangan biner. Jadi, ketika Anda ingin mengubah atau mengkonversi sistem bilangan, pasti akan terdapat perbedaan, sama halnya ketika Anda mengkonversi derajat Celcius dan Fahrenheit.

Desimal VS. Binari
untuk kemudahan dan konsistensi, para perusahaan harddisk mengartikan satu Mega menjadi 1.000.000 Byte dan Satu giga menjadi 1.000.000.000 Byte. ini merupakan ukuran bilangan desimal (berdasarkan angka 10) dan menjadi standart industri harddisk. Tetapi, Baca pos ini lebih lanjut